Slide1

cobamotor.blogspot.com

Slide2

cobamotor.blogspot.com

Slide3

pulaukangean12.blogspot.com

Slide4

cobamotor.blogspot.com

Slide5

cobamotor.blogspot.com

Tampilkan postingan dengan label Nikon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nikon. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juni 2015

Cara Menggunakan Extension Tube Pada Kamera Nikon

Jumpa lagi.. Kali ini saya ingin membagi ilmu tentang cara menggunakan extension tube makro pada kamera nikon. Dengan harga cuma 100rb kita bisa merasakan foto makro meskipun tidak sebaik lensa khusus makro. Dan berikut penampakannya..



Pada extension tube terdapat angka 1, 2, 3 pada tiap-tiap ring. Angka itu menandakan semakin banyak ring yang dipasang maka semakin dekat jarak mengambil foto pada objek. Saya pribadi lebih suka menggunakan ring angka 1 dengan digabung pada ring paling atas dan menyisakan ring 2 dan 3. Berikut penampakannya


Setelah ring yang di inginkan terpasang maka saya menggabungkannya dengan lensa fix nikkor afs 35mm f1.8. Ingat jangan lupa untuk mengganjal bukaan lensanya cukup dengan kertas. Hal ini berbeda dengan lensa canon yang tinggal pasang karena tidak mempunyai klip (maaf saya gatau namanya hehe) bukaan. Perhatikan gambar yang dilingkar merah dibawah ini 

sebelum diganjal kertas

sesudah diganjal kertas

Setelah melakukan cara diatas kita bisa menggabungkan extension tube nya dengan lensa dulu ataupun ke body dulu tergantung bagaimana enaknya hehe. Cara pasangnya sama seperti memasang lensa biasa dan ada tandanya yaitu "titik" merah.

dipasangkan ke lensa dulu

bisa dipasangkan ke body dulu

penampakannya setelah terpasang

Setelah kamera dinyalakan maka tanda "f" atau bukaan menunjukkan angka 0 (nol) karena lensa tidak terhubung langsung ke body kamera dan tidak adanya arus listrik serta lensa menjadi manual karena af mati. beda dengan extension tube yang harganya mahal hehe. Berikut tampilan diafragma yang menunjukkan angka 0

kamera hp hehe

Gunakan pengaturan manual pada body kamera. Dan berikut hasil fotonya

lensa fix 30mm

lensa fix 30mm

lensa kit 18-70

lensa kit 18-70

Maaf contoh fotonya sedikit dan maaf kalo ada kata-kata yang salah hehe.
Selamat mencoba...

Sabtu, 06 Juni 2015

Review Lensa SIGMA 18-200mm F3.5-6.3 II DC OS HSM Untuk Nikon (Lensa Sapujagad)

Saya membuat review kali ini dengan seadanya karena sebelum saya membeli lensa ini tidak ada review yang menjelaskan dalam bahasa Indonesia dan saya sendiri bingung apakah harus membeli lensa Sigma atau Tamron dengan focal length yang sama yaitu 18-200. Sebenarnya hati lebih melirik ke lensa Nikkor 18-200 tapi berhubung harganya yang 8jt lebih yang bagi saya masih mahasiswa dan cuma sekedar hoby akhirnya saya putuskan untuk mengambil lensa Sigma yang cukup terjangkau untuk tabungan saya yaitu lensa Sigma 18-200mm F3.5-6.3 II DC OS HSM bekas dari temen saya (maklum mahasiswa hehe). Mempunyai diameter 62mm. Lensa ini saya sandingkan dengan Nikon D7000. Langsung saja penampakannya...





Lensa ini sudah mempunyai fitur OS pada lensa Sigma atau VR pada lensa Nikkor yang memudahkan kita untuk memotret zoom guna mengurangi gocangan ataupun shake pada hasil jepretan. Bisa jalan di semua body Nikon yang tidak mempunyai motor di body kamera serta dengan adanya fitur HSM menjadikan lensa ini tidak berisik saat melakukan aotofokus. 





Dilengkapi dengan fitur "Lock" pada lensa supaya lensa terkunci dan tidak melorot hehe. Lensa ini lumayan agak berat. Menurut saya pribadi lensa ini mempunyai kecepatan autofokus yang lebih cepat jika dibandingkan dengan Lensa Nikkor 55-200 (pernah punya) dan lebih tajam untuk hasil jepret. Jika dibandingkan dengan Lensa Nikkor 18-105 untuk autofokus lensa ini kalah cepat dalam mengunci fokus objek serta kalah dalam menghasilkan ketajaman hasil jepret. Tapi disini saya tidak membandingkan dalam masing-masing lensa hanya untuk pencerahan saja.

Mari kita uji untuk mengambil gambar di dalam ruangan tanpa edit 

55mm

86mm

170mm

200mm

Menurut saya lensa ini dipakai di dalam ruangan cukup lumayan. Dan berikut hasil jepret yang digunakan di dalam ruangan dengan cahaya yang pas

92mm

Dan dibawah ini digunakan di luar ruangan

200mm outdoor

Kualitas ketajaman sudah menurun pada focal lenght 200mm tapi menurut saya ini masih dapat di tolerir karna ada harga ada rupa haha. Jika dibandingkan nikkor 55-200, lensa Sigma ini lebih tajam pada focal lenght 200mm serta kecepatan autofokusnya. Semua hasil foto dibawah ini diambil dari atas kos saya dan tanpa edit

18mm

 18mm

46mm

140mm

200mm

200mm

Kesimpulan : Lensa ini menurut pendapat saya pribadi sudah cukup lumayan dengan harga baru sekarang 4,9jt di Jogja. Dengan adanya beberapa fitur tambahan dari generasi sebelumnya. Pengambilan gambar didalam ruangan lumayan cukup cepat dan tajam ditambah flash internal. Hasil foto juga tidak jelek-jelek amat hehe

Silahkan bagi para master jika ingin menambahkan mengenai review lensa ini soalnya review saya pas-pasan hehe. Mohon maaf jika ada salah kata dalam menyampaikan. Ditunggu kritik dan sarannya...